Beberapa hari ini anak ku yang
pertama mulai merajuk. “Abi ga sayang mba fira” celetuknya.
Deg….
“Waduh.. kok anak ku sudah bisa
menyimpulkan seperti itu ya. Wah sepertinya ada yang salah dengan aku selama
ini. Pernyataan itu sepertinya memang tidak main-main dilontarkannya. Perlu dicari
sebabnya nih” begitu pikirku di sela-sela jam istirahat kantor.
Memang benar apa yang dikatakan pemateri
pada kegiatan kajian ahad pagi untuk orang tua wali ahad (15/3) lalu. Aku sebagai
orang tua harus mulai menjadi seorang multipler bukan menjadi orang tua yang
deminiser. Orang tua yang multiplier adalah orang tua yang menggunakan
kecerdasan/kemampuan mereka untuk memperkuat kecerdasan dan kemampuan anak kita.
Sedangkan orang tua yang deminiser adalah orang tua yang malah membatasi
kemampuan anak.
RSS Feed
Twitter
14.11
tak semua sama

