Selasa, 17 Maret 2015



Beberapa hari ini anak ku yang pertama mulai merajuk. “Abi ga sayang mba fira” celetuknya.

Deg….

“Waduh.. kok anak ku sudah bisa menyimpulkan seperti itu ya. Wah sepertinya ada yang salah dengan aku selama ini. Pernyataan itu sepertinya memang tidak main-main dilontarkannya. Perlu dicari sebabnya nih” begitu pikirku di sela-sela jam istirahat kantor.

Memang benar apa yang dikatakan pemateri pada kegiatan kajian ahad pagi untuk orang tua wali ahad (15/3) lalu. Aku sebagai orang tua harus mulai menjadi seorang multipler bukan menjadi orang tua yang deminiser. Orang tua yang multiplier adalah orang tua yang menggunakan kecerdasan/kemampuan mereka untuk memperkuat kecerdasan dan kemampuan anak kita. Sedangkan orang tua yang deminiser adalah orang tua yang malah membatasi kemampuan anak.