Senin, 13 Oktober 2014








Duh… badan rasanya mendidih dan panas dingin, saat membaca berita dan menonton video kekerasan anak di bukit tinggi. Apa yang dilakukan anak itu? 

Langsung aku teringat pada 2 anakku yang statusnya perempuan. Sebagai manusia normal mungkin aku akan balas perlakuan mereka yang menyakiti anakku. Tapi akal sehat dan kepala dingin mungkin bisa mendudukan masalah yang sedang terjadi.

Jika aku pada posisi dan keadaan mereka, mungkin mereka sedang memperdebatkan atau apalah yang membuat anak yang teraniaya itu tak ditolong oleh kawan-kawannya, bahkan tak ada yang bergerak untuk menyudahi perlakuan mereka. Mungkin saking jengkelnya atau apalah sehingga merasa ada pembenaran terhadap perlakuan kawan-kawan yang lainnya.

Tapi sebagai orang tua yang sangat menyayangi buah hatinya, aku tidak akan rela anakku diperlakukan seperti itu. Jadi teringat peristiwa MOS adikku di Sekolahnya. 3 hari MOS adikku selalu mengeluh dengan bentakan, cacian bahkan sampai-sampai pekerjaan rumahnya disobek di depan mukanya. Sampai-sampai dia mengigau tak karuan saat tengah malam sehingga membuat orang tuaku khawatir.