Salah satu hari yang
membahagiakan untuk anak dan kedua orang tuanya. Saat itu adalah perayaan ulang
tahun anak. Kehidupan terasa beda saat hari itu tiba. Bahagia, senang, ceria
untuk orang tua yang baru merayakan ulang tahun anaknya untuk pertama kali. Seolah
baru kemarin keduanya merayakan ulang tahunnya lah, sekarang sudah hadir
seorang malaikat kecil yang telah genap berusia 1 tahun.
Kebersamaan selama setahun
tentunya penuh kenangan dan penuh dengan idealisme dalam mengasuh anak. bagi
sebagian orang tua, memperlakukan anak pertama ibarat barang pecah belah yang
harus super ketat dijaga agar tidak pecah. Semua informasi pasti dilahap kedua
orang tuanya. Mulai dari buku, tulisan di internet bahkan mitos yang berkembang
di masyarakat akan menjadikannya belajar mengasuh anak. Tapi ada juga sebagian
orang tua yang rasionalis akan tetap menggunakan sumber yang “shohih” untuk
pola pengasuhan anaknya.
Saling bertukar pandangan dan
ilmu antar sesamanya dapat memperkaya pengetahuannya terhadap pola
pengasuhannya. Namun, tetap saja pola pengasuhannya akan sangat dipengaruhi
oleh pola pengasuhan orang tuanya dulu. Tak dipungkiri jika berguru dengan
orang tua ataupun mertua baik namun, kadang juga beberapa hal perlu
disingkronkan dengan second opinion dari dokter ataupun psikolog. Jika memang
“konslet” dengan ilmu pengetahuan yang berkembang maka perlu ditimbang perlunya
melakukan pola pengasuhan anak tersebut.
Namun, perlu diingat; mengasuh
anak bukan lah sedang menguji antara kebenaran ilmu pengetahuan dengan
kebiasaan pola pengasuhan anak zaman dahulu. Jangan sampai anak kita menjadi
kelinci percobaan untuk memaksakan pola pengasuhan yang sedang kita pelajari.
RSS Feed
Twitter
12.54
tak semua sama

0 komentar:
Posting Komentar