Rabu, 24 September 2014


Membagi tugas untuk menyelesaikan pekerjaan rumah menjadi kegiatan rutin setiap pagiku. Pekerjaan itu dimulai setelah kubuka mataku dari nyenyaknya tidurku. Teng… begitu mata terbuka sedikit malas juga sering-terlalu sering malah membuat badanku berat buat segera bangkit.

Melihat jam wuiihh… langsung deh beranjak dari samping anak perempuanku yang pertama. Sholat subuh pun terlaksana untuk mengawali kegiatan setiap pagi. Doa-doa ku panjatkan terutama biar dosa-dosaku terampuni. Aamiin

Kegiatan pagi ini dilanjutkan dengan membersihkan halaman depan. Entah kebalik atau tidak namun lebih nyaman sepertinya pembersihan yang dilakukan pertama adalah halaman luar. Sapu lidi dan serok pun mulai aku mainkan. Mulai dari “longkangan” barat daun kering yang ada disitu ku giring ke depan. Daun kering Yang ada di antara tanaman samping rumah nih susah digiring jika tak pakai tangan… mulai deh tangan berkotor-kotor untuk memungut bahan kompos itu. Tapi sebelum itu semua baju kotor yang menumpuk sudah diputer-puter ma tu mesin pemutar baju.

Sejurus kemudian aku kumpulkan sampah-sampah itu di tiga bagian yang berbeda. Tempat yang selalu menjadi pengumpulan sampah itu yaitu di bawah pohon rambutan, bawah pohon nangka dan disamping bis sampah. Akhirnya pekerjaan membersihkan halaman depan selesai dengan berpindahnya dedaunan kering itu ke bis sampah yang telah 3 tahunan ini kugunakan untuk mengumpulkan mereka.

Lanjut dengan pekerjaan kedua,yaitu mengeluarkan motor dari rumah. Sesekali kalo anakku yang kedua sudah bangun ia minta “nyaik..nyaik..” tandanya mau naik motor. Tapi pas di-on kan dan digas kenceng “blayer” ciut deh. Lucu juga.. hehehe

Setelah itu, barulah menjemur baju-baju yang sudah bersih di “pemean” besi. Sesekali anakku juga ikut bantuin “memeni” baju itu sambil diabsen.. punya mba fila… punya lila.. punya umi… begitu celotehnya. Selesai semua anakku yang kedua minta dimasukkan ember dan diangkat bersama embernya. Nggemesin tu anak.. hehehe

Tahap selanjutnya bangunan kakak fira, tapi kalo sudah bangun semua, saatnya mandi. Sambil menyanyi :
ayo mandi..
mandi pagi…
matahari sudah tinggi
ayam jantan berkokok kukuruyuk

Selesai mandi, dandanin kedua anak jadi aktifitas selanjutnya tentunya sambil nonton masha and the bear di antv. Mulai dari popok, celana, baju sampai menyisir anak satu-satu pekerjaan tertuntaskan juga.
Tak berapa lama.. makanan telah disajikan umi –nya. Nah saatnya makan, kadang lahap dan kadang susah akhirnya nasi, sayur dan lauk pindah dari piring ke perut mungil anak-anak.

Pekerjaan diatas rutin dijalankan setiap pagi senin-jumat, dengan variasi kegiatan yang lain tentunya. Jauh dari kesan sombong atau riya’ atau curcol, aku berkisah ini hanya ingin menulis saja karena sudah lama tidak menulis. Biar semangat ku menulis tak redup. Aamiin

0 komentar: